Jumat, 05 Desember 2008

SEJARAH BERDIRINYA KABUPATEN CIAMIS

Ciamis,Kompas Indonesia

RAA.koesoemadiningrat salah seorang Bupati ke XVI di tatar Galuh Ciamis, beliau memegang tampuk pemerintahan Galuh dari tahun 1839-1886 dan dianggap Bupati paling berhasil dalam meminpin dan memajukan daerah Galuh ini.

Menurut kuncennya “Benyamin “ mngatakan bahwa kang Jeng Prabu RAA.Koesoemadiningrat ini di segani oleh Bupati - bupati lainnya juga oleh pemerintah Hindia Belanda, hingga beliau menerima Medali Emas dan menerima Medali Payung Kuning atas keberhasilannya.Beliau juga di kenal mempunyai ilmu pengetahuan keduniawian maupun kebatinan dan merupakan orang pertama yang bisa membaca huruf latin di tatar sunda., serta fasih berbahasa Belanda, dan beliau di percaya dapat berhubungan dengan mahluk halus yang Galuh yang di kenal dengan kerajaan ONOM, dalam tiap keramaian onom ini selalu diundang dan diminta bantuannya guna mensukseskan dan menjaga ketertiban keramaian.

Banyak hasil karya beliau yang monumental yang hingga saat ini masih terasa dan terlihat manfaatnya walaupun lebih dari satu abad, diantaranya : Kemasyarakatan yang telah jelas dapat mempercepat berakhirnya Tanam Paksa ( Cultur Stelsel ) yang sangat menyengsarakan rakyat Galuh khususnya, Hindia Belanda umumnya. Dalam hal agama beliau, mendirikan Masjid Agung di tengah Kota dan merupakan masjid termegah di Tatar Sunda pada zamannya dan baru di renovasi tahun 1982 juga pada tahun 1862 beliau mendirikan sekolah yang merupakan sekolah pertama di Tatar Sunda yang mendatangkan guru pengajar orang Belanda di antaranya : Mr Jaul Kens dan Mr Blanderoen hingga kesusastraan dan kesenian maju pesat d Tatar Galuh beliau sendiri menulis GUGURITAN “ jaman ti nakdir yang agung caina, tamba panyakitna, Amal jariah kaula Bupati Galuh Ciamis Aria Kusumahdiningrat Medali Mas Payung Kuning.

Keberhasilan di bidang pertanian, beliau membuka perkebunan besar di daerah Banjar dan Galuh Selatan dengan memberi konsesi kepada pemodal - pemodal, juga transportasi yang kini menjadi dua jembatan besar di atas sungai Citanduy yaitu, jembatan Cirahong dan jembatan Karang Pucung, dan guna kelancaran jalannya pemerintahan beliau mendirikan gedung perkantoran di antaranya : Gedung Kabupaten pada masanya merupakan kantor Kabupaten termegah di Tatar Sunda.

Kuncen juga menambahkan benda - benda Pusaka peninggalan RAA Koesoemadiningrat sebagian masih tersimpan di Sirna Yasa dan dikelola oleh Rudayana. Pada tahun 1886 – 1914 pemerintahan beliau dilanjutkan oleh puteranya “ RAA Kusumah Subrata “ dan tahun 1915 RAA Sastrawinata Kabupaten Galuh diganti namanya menjadi Kabupaten Ciamis. KI/ia

Tidak ada komentar: